Terlahir dari keluarga seniman. Sejak usia 7 tahun telah tertarik dengan tarian, gamelan dan mulai ikut-ikutan latihan menabuh dan menari. Pada usia 9 tahun, telah terpilih menjadi salah satu Sekehe Gong dimana seluruh anggotanya adalah orang-orang dewasa, kemudian terpilih menjadi anggota team kesenian sekolah yang pada waktu itu dibina dan dilatih oleh dua orang seniman terkenal, Tjokorda Agung Oka dan I Made Kerdek. Di tahun 1967 ia hijrah ke Jakarta dan mulai aktif dalam kegiatan kesenian Bali dan ikut   bergabung pada yayasan Yasa Sedana pimpinan Bapak Sampurno SH.

Bersama-sama masyarakat dan seniman Bali yang ada di Jakarta merintis pembentukan LKB Saraswati di tahun 1968. Pernah menjadi karyawan TIM sekitar tahun 1969. Di tahun 1970, bersama dengan LKB Saraswati mengikuti sebuah festival kesenian di Adeleide, Australia.

Di tahun 1979, bersama dengan Guruh Soekarno Putra mencipta dan mengadakan pagelaran di Jakarta maupun di luar Jakarta. DKJ menugaskannya untuk mengikuti workshop teater anak-anak Asia di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 1986.

Pernah ditugaskan oleh Gubernur DKI Jakarta untuk mengikuti training stage dan manajemen kesenian di Rotterdam, Belanda dan pernah menjadi bagian dari kontingen Indonesia dalam World Song Festival di Budokan Tokyo bersama Guruh Soekarno Putra.

Karya tarinya Kecak Sanghyang pernah di pentaskan dalam Festival Asian Collection di Kumamoto Jepang. Di tahun 1992, ikut dalam pementasan tari pada KTT Non Blok dan di tahun 1994, bersama Trisutji Kamal ia ikut serta pada Tour musik Ensembel di Spanyol, Afrika dan Mesir.

Di tahun 19997, untuk kedua kalinya ia ikut Tour musik bersama Ensembel Trisutji Kamal ke Vatikan, Italia, Marseille dan Paris, Perancis dan dilanjutkan ke Yunani di tahun 1998. Pernah memimpin rombongan Wayang Orang dalam Festival musik teater ke delapan kota besar di Belanda di tahun 1999. Ikut dalam tour musik ke Thailand dan Perancis bersama ensembel Trisutji Kamal di tahun yang sama.

Tahun 2001, pernah membawa LKB Saraswati ke Los Angeles, Amerika Serikat dalam sebuah misi kesenian. Ikut serta dalam World Choir Olympic di Busan, Korea Selatan pada 2002 bersama Elfa Secioria. Di tahun 2004 ikut serta dalam sebuah lawatan bersama Elfa Music Choir di Jerman.

Kompiang Raka pernah menjadi pengamat Festival dan Tokyo Arts Market di Jepang di tahun 2005, pada tahun yang sama, bersama dengan rombongan LKB Saraswati dan Nusantara Symphony Orchestra. Ikut serta dalam Festival musik Symphony Asia di Jepang. Di tahun 2006, Ikut serta dalam World Olympic Choir bersama Elfas Musik Studio yang di selenggarakan di Cina.

Galeri link:
I Gusti Kompiang Raka – kompas.com
I Gusti Kompiang Raka – wikipedia.org
LKB Saraswati dan Kompiang Raka dalam Potret Pesta Desa – kompasiana.com
I Gusti Kompiang Raka, Menjaga Tradisi Bali – bravica.tv